SMK Kesehatan Purworejo Kolaborasi Dengan STAINU Adakan Diklat Pendidikan Mendirikan dan Mengembangkan Lembaga Pendidikan

Nuryadin, S.Sos, M.Pd, Kepala SMK Kesehatan Purworejo, saat memberikan Diklat di STAINU , Sabtu( 02/10/21)- foto: rakyatkita.com

 

PURWOREJO, rakyatkita.com,– STAINU (Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdatul Ulama) Purworejo mengadakan Diklat Pendidikan ‘Mendirikan dan Mengembangkan Lembaga Pendidikan’. Sabtu (02/10/21).

Diklat pendidikan ini, menghadirkan narasumber Nuryadin, S.Sos, M.Pd, Kepala SMK Kesehatan Purworejo, dengan dipandu moderator Najanudin Muhammad, S.Pd.I, M.Pd.I dari STAINU Purworejo. Dalam Diklat ini, metode yang digunakan, 70 persen teori dan 30 persen praktek.

Nuryadin mengungkapkan, Diklat ini merupakan tindaklanjut dari kerjasama beberapa bulan yang lalu yang ditandatangani oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo dengan Ketua STAINU.

Materi yang disampaikan meliputi, arah kebijakan program pengembangan pendidikan dasar NU, tantangan dan peluang pendirian pendidikan dasar, TK, MI, SD unggul, teknik dan strategi mendirikan pendidikan dasar unggul, dan manajemen pengelolaan dan pengembangan TK, MI, SD unggul.

“Ini merupakan bagian dari perwujudan dharma bakti kita kepada agama, bangsa dan negara, juga bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian masyarakat,” ucap Nuryadin.

Nuryadin mengatakan, Target setelah Diklat ini,
diharapkan peserta bisa memahami dan mengantisipasi persaingan global di bidang pendidikan dasar dan juga pesertanya dapat memahami visi misi pendidikan dasar Islam.

Harapannya, peserta setelah lulus dari STAINU Purworejo, nanti dapat mendirikan dan mengembangkan TK MI SD unggul, baik yang berbasis Nahdiyin maupun umum di masing-masing daerahnya.

“saya berharap, para peserta bisa menjadi enterpreneur pendidik Islam yang handal di tengah arus perubahan global. Nanti pasca Diklat kita akan tindaklanjuti dengan kunjungan lapangan ke SD terbaik di Yogyakarta,” ungkap Nuryadin.

Sementara itu ketua penyelenggara Diklat, Roikhatuljanah, MPd, dari LP3M (Lembaga Penelitian Penerbitan dan Pengabdian kepada Masyarakat) STAINU Purworejo berharap dengan Diklat ini nanti mahasiswa dan dosen bisa berkolaborasi.

“Paling tidak STAINU bisa mendirikan, kemudian mengembangkan lembaga pendidikan dibawah NU yang maju dan dapat menjadi percontohan di kabupaten Purworejo,” harap Roikhatuljanah

Sekarang gebrakannya dulu dengan memberikan Diklat kepada mahasiswa, sehingga mereka semangatnya tergugah untuk ikut serta dalam mendirikan dan mengembangkan lembaga pendidikan, pungkasnya.

Untuk diketahui, Diklat yang berlangsung di kampus STAINU Purworejo, diikuti 33 peserta, perwakilan mahasiswa dari tiga prodi, PAI (Pendidikan Agama Islam), PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah) dan PIAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply