Audensi Terkait SDN Sebomenggalang Perwakilan Wali Murid Menerima, Namun Tetap Nunggu Surat Resmi

PURWOREJO, rakyatkita.com,-Terkait dengan pemberitaan beberapa hari yang lalu mengenai penggusuran SDN Sebomenggalang yang akan dibangun hotel. Akhirnya ketua DPRD Kabupaten Purworejo hari ini, Senin (22/11/21), memanggil Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Purworejo untuk Audiensi di ruang Ketua DPRD Purworejo.

Hadiri dalam audensi tersebut, Ketua DPRD Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, Kadindikpora Purworejo, Sukmo Widhi Harwanto, Kepala Dinas PUPR Purworejo, Suranto, dan beberapa perwakilan wali murid dari SD Sebomenggalan.

Ketua DPRD Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, Kadindikpora Purworejo, Sukmo Widhi Harwanto, Kepala Dinas PUPR Purworejo, Suranto, dan beberapa perwakilan wali murid dari SD Sebomenggalan saat Audensi Senin ( 22/11/21) foto: rakyatkita.com

 

“Kami telah menyerap semua aspirasi dari wali murid sekolah tersebut, dan hari ini kami menindaklanjuti aspirasi tersebut,” terang Ketua DPRD Purworejo, Dion Agasi Setiabudi.

Terkait dengan SD Sebomenggalan, ucap Dion, pihak wali murid bersedia pindah namun menuntut untuk dibangunkan gedung baru dulu sebelum pindah. “Ini aspirasi yang kita bahas dalam audensi tadi,” kata Dion.

Dalam audensi tersebut ungkap Dion, setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya tuntutan dari para wali murid dikabulkan. Dan pemindahan akan dilakukan pada tahun 2024 saat gedung pengganti sudah selesai dibangun bertempat di area SD N Kepatihan.

“Kami dari eksekutif sebelumnya juga sudah merapatkan, kami Jumat malam kemarin rapat dengan Sekda dan akhirnya memutusan bahwa SD Sebomenggalan tidak dipindah sampai dengan 2024, sembari nanti pada 2023 itu kita bangunkan di area SD Kepatihan. Nanti SDN Kepatihan dan SDN Sebomenggalang gedungnya berdiri sendiri – sendiri, dengan jumlah ruang kelas laboratorium, dan ruang guru yang memang mencukupi dan memadahi,” jelasnya.

Dion berharap semoga dengan pembangunan gedung baru justru akan meningkatkan wibawa bangunan sekolah termasuk dengan pelayanan pendidikannya juga meningkat.

“Untuk pembangunan hotel akan dilaksanakan tahun 2022, dan saya kira tidak akan mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar. Tahun lalu juga ada pembangunan Gedung Ganeca Convention Hall, itu malah dekat sekali dengan sekolahan tersebut. Kalau pembangunan hotel ini kan agak jauh terpisah jalan. Selama proses pembangunan kita juga terapkan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dan ditutup dengan pagar agar mengganggu,” katanya.

Sementara Kadindikpora, Sukmo Widhi Harwanto mengatakan, di area SDN Kepatihan akan dibangun dua sekolah yakni SD Sebomenggalan dan SD Kepatihan. Saat pembangunan nanti untuk SD Kepatihan nanti akan dicarikan tempat pengganti sementara.

“Jadi samapai 2024, SD Sebomenggalan tetap ditempat menunggu gedung selesai dibangun, untuk SD Kepatihan ketika ada pembangunan pindah sementara 1 tahun kemudian kembali lagi, nanti SD Kepatihan kita carikan tempat sementara,” ujarnya.

Sedangkan Kadin PUPR Suranto mengatakan, untuk pembangunan hotel adalah wewebang dari Dinas Pariwisata dan pembangunan sekolah adalah Dindikpora sedangkan pihaknya dalam hal ini hanya membantu.

“Karena pembangunan ini dekat dengan sekolahan, yang terpenting K3 konstruksi harus dipenuhi, agar keamanannya terjamin,” ucapnya.

Terpisah, perwakilan dari wali murid Asif Achmad menyampaikan bahwa, pihaknya menerima hasil audiensi tersebut.

“Namun kami semua tetap menunggu surat keputusan resmi mengenai hasil dari audensi tersebut. Kami sudah menerima, tapi kami tetap menunggu surat resminya,” ungkapnya. (W)

 

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply