Acara Kumpul Bareng Guru, Tiga Guru SMK Kesehatan Purworejo Mendapatkan Penghargaan

Kepala Sekolah Nuryadin S.Sos, M.Pd, bersama pengawas SMK dari Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jateng, Bani Mustofa, M.Pd, Pengawas Yayasan Bina Tani Bagelen, Drs Sunaryo, Saat mengisi acara kegiatan kumpul bareng, Senin, (25 /10/21) foto: rakyatkita.com

 

PURWOREJO, rakyatkita.com,-SMK Kesehatan Purworejo mengadakan acara Kumpul Bareng Guru SMK Kesehatan Purworejo, dengan tema ‘Peningkatan Kualitas Peningkatan Pembelajaran.

Acara yang diadakan di aula sekolah tersebut dihadiri oleh Pengawas SMK dari Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jateng, Bani Mustofa, M.Pd dan Pengawas Yayasan Bina Tani Bagelen, Drs Sunaryo.

Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, S.Sos, M.Pd, mengatakan, kegiatan kumpul bareng ini, merupakan kegiatan rutin tiap bulan. Tujuan dari kumpul bareng ini, untuk mengevaluasi kegiatan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) selama sebulan, dan merencanakan program KBM untuk bulan depan.

“Kami hadirkan pengawas dari Yayasan Bina Tani Bagelen dan Pengawas SMK dari Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jateng, dalam acara ini, untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada seluruh guru dan karyawan SMK Kesehatan,” jelas Nuryadin, Senin (25/10/21).

Selain acara kumpul bareng jelas Nuryadin, sekolah juga memberikan pengahargaan kepada tiga guru pembimbing yang berhasil menghantarkan siswanya meraih juara 2 tingkat Nasional dalam Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2021, yang diselenggarakan Kemendikbud dan Ristek melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas),

“Ketiga guru pembibing tersebut, Zuni Vitriani, S.Pd, Meidiana Nur Budi Prastiwi, M.Pd dan Nina Hadnisari S.ST,” ucap.Nuryadin.

Nuryadin mengatakan, berkat bimbingan ketiga guru tersebut,
SMK Kesehatan Purworejo berhasil meraih juara dua nasional, dengan ide kreatifnya berjudul “Sehati Baby Care’.

“Untuk tim Sehati Baby Care, ada 3 siswa, yakni Bintang Naida Adiningrum, XII Keperawatan 2, Eka Luthfi, XII Keperawatan 1 dan Selfiana Tiaradewi, XII Keperawatan 2,” kata Nuryadin.

Nuryadin berharap, semoga dengan pemberian penghargaan tersebut, akan memberikan spirit bagi guru-guru yang lain, untuk bisa mendampingi siswanya tampil lomba tingkat nasional.

Sementara, Bani Mustofa, sangat mengapresiasi dan memberikan ucapan selamat kepada SMK Kesehatan Purworejo. Bani Mustofa juga menyampaikan, meski dari segi usia SMK Kesehatan masih tergolong muda, namun secara esensi sudah mendirikan quality atau kwalitas yang bagus.

“Artinya, dikancah nasional SMK Kesehatan Purworejo sudah bisa berhasil menggapai kejuaraan nasional dengan mendapat peringkat dua. Itu sudah sangat membanggakan,” kata Bani Mustofa.

Bani Mustofa mengungkapkan, kebanggan ini, tidak hanya bagi Kabupaten Purworejo, tapi juga Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jateng. Karena secara faktual, hanya sedikit yang bisa menggapai pada event tingkat kabupaten, propinsi, juga nasional.

Sunaryo dari Yayasan Bina Tani Bagelen,
mengucapkan selamat pada SMK Kesehatan Purworejo, yang telah sukses memberikan kontribusi terhadap sekolah, negara dan bangsa.

“Kami berharap, mudah-mudahan, kedepan lebih baik lagi, sehingga SMK Kesehatan Purworejo menjadi sekolah yang benar-benar diminati masyarakat,” pungkas Sunaryo. (W)

 

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply