Bupati Lantik Pengurus KONI Purworejo Masa Bakti 2021-2025

PURWOREJO, rakyatkita.com- Ketua Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo Masa Bakti 2021-2025 Sumaryanto hari ini, Jumat (19/11/21) secara resmi dilantik oleh Bupati Purworejo di Gedung Pertemuan SMK N 1 Purworejo.

Dalam kesempatan itu, Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM yang hadir langsung untuk melantik, mendorong para pengurus KONI agar dapat terus menghasilkan atlet-atlet terbaik dari berbagai cabang olahraga (Cabor).

“Pemerintah daerah terus mendorong KONI dalam rangka menghasilkan atlet-atlet yang terbaik untuk Kabupaten Purworejo,” katanya.

Menurut Bupati, olahraga merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pembangunan bangsa, terutama dalam peningkatan kualitas SDM. Olahraga sangat berperan pada peningkatan kesehatan jasmani, kualitas hiduo serta membentuk karakter generasi bangsa.

“Sedemikian pentingnya pembangunan bidang olahraga sehingga maju mundurnya olahraga menjadi salah satu indikator kemajuan suatu daerah, di sisi lain juga dapat mengangkat harkat dan martabat daerah dalam kontestasi regional, nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Guna mencapai kemajuan dalam bidang olahraga, lanjutnya, sangat diperlukan sinergitas antara Pemkab, Pengurus KONI dan seluruh warga masyarakat. Karena memajukan olahraga merupakan tanggung jawab bersama dengan KONI sebagai tulang punggungnya.

“Selama ini KONI Purworejo telah cukup berperan dalam memajukan olahraga dan meningkatkan SDM olahraga di Purworejo, namun tentunya masih harus ditingkatkan sehingga pengurus KONI yang baru diharapkan dapat menggelorakan semangat baru untuk mendulang prestasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua umum KONI Jateng, Bona Ventura, menyampaikan apresiasinya terhadap pelantikan KONI Purworejo yang dihadiri oleh jajaran eksekutif dan legislatif. Kabupaten Purworejo juga dapat dibilang memiliki prestasi yang baik di bidang olahraga.

“Anggaran KONI di Kabupaten Purworejo juga sudah hibah murni, ini sangat perlu kita apresiasi karena di Jawa Tengah masih banyak yang lain belum itu (hibah murni),” katanya.

Tanpa anggaran, lanjutnya, tujuan dan cita-cita KONI di daerah ini akan tercapai. Setelah anggaran terpenuhi tinggal pelaksanaan dalam peningkatan prestasi olahraga di suatu daerah.

“Tinggal pelaksanaannya bagaimana, bagaimana tinggal mensinergikan KONI, Pemkab, DPRD dan segenap stakeholder yang ada,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bona mengungkapkan bahwa sinergi tersebut dilakukan untuk mewujudkan Good Sport Governance dimana tata kelola organisasi olahraga harus tersusun rapi dari segala sektor.

“Bidangnya salah satunya ada tata kelola keuangan dan tata kelola bagaimana menginformasikan mulai perencanaan hingga pelaksanaan, harus ada akuntabilitas, transparansi dan efisiensi anggaran,” jelasnya.

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply