JPU Hadirkan Dua Saksi dari PT.PRO CAR INTERNASIONAL FINANCE

Tangerang,–Pengadilan Negeri Tangerang,menyidangkan perkara PT. Pro Car Internasional Finance yang digelar serta diawasi oleh puluhan awak media dan aktivis hukum serta para tokoh masyarakat menyaksikan persidangan dengan tertib. Rabu ( 29/12 ).

Dari hasil pantauan awak media selama proses persidangan saksi yang di hadirkan JPU menerangkan terkait tupoksi, PT.PRO CAR INTERNASIONAL FINANCE,
Saksi menjelaskan bahwa selaku karyawan ditugaskan untuk menagih kepada debitur yang cicilannya terlambat atau menunggak dan sempat datang bersama saksi dua yang bernama sarif yang merupakan internal dari PT.PRO CAR INTERNASIONAL FINANCE. baik saksi yang bernama AHMAD TANTOWI maupun saki yang bernama Sarif menjelaskan tentang Terdakwa tidak membayar cicilan mobil yg dikredit oleh terdakwa dari PT. PRO CAR INTERNASIONAL FINANCE.

Kemudian berdasarkan penjelasan dari terdakwa ke saksi bahwa cicilan mobil akan diteruskan oleh jabur ke PT.PRO CAR INERNASIONAL FINANCE.Namun Jabur tidak menepati janjinya alias tidak dibayarkan,berdasarkan perjanjian kredit saksi AHMAD TANTOWI tidak mau tau pokoknya ibu harus bayar kerena ibu yang berhutang ke PT. PRO CAR INERNASIONAL FINANCE, pungkasnya.

Kemudian JPU mempertanyakan siapa yang melaporkan terdakwa ke SPKT polres pandeglang di jawab oleh saksi saya yang melaporkan dengan dasar sertifikat fidusia,kemudian majelis hakim mempersilahkan Penasehat hukum untuk bertanya kepada saksi yang di hadirkan JPU, Pendamping Hukum terdakwa ujang kosasih menjelaskan.

“Terimakasih majelis atas kesempatan yang diberikan kepada kami selaku Pendamping Hukum terdakwa mohon izin kami tidak ada pertanyaan untuk saksi yg di hadirkan JPU kerena saksi yang dihadirkan JPU menjelaskan tentang penagihan hutang piutang antara terdakwa dengan PT.PRO CAR INTERNASIONAL, jadi tidak ada hubungannya dengan perkara pidana ini yang mulia pungkas ujang kosasih, karena perkara ini sesuai dakwaan kesatu dari JPU terdakwa dikenakan pasal 372 KUHP jo pasal 55 KUHP, pungkas ujang kosasih.

Kemudian majelis hakim mempersilahkan Pendamping Hukum Satunya yang bernama TM. LUQMANUL HAKIM.SH.MH untuk bertanya kepada saksi, pertanyaan terkait perjanjian kredit yang mengikat antara debitur dan kreditur dengan masa Tenor 48 bulan berahir sampai 30 oktober 2022 ,kenapa saudara saksi tidak mengajukan gugatan wanprestasi ke pengadilan malah saudara saksi melaporkan??”,tanyanya kepada saksi.

Saksi terpaku dengan pertanyaan tersebut,sehingga tidak dapat menjawab,kemudian JPU protes keberatan ke majlis hakim,keberatan majelis pertanyaan itu nanti saksi ahli yang menjawab cetus JPU sambil batuk-batuk kecil.

Kemudian saksi 3 yang bernama HENDRIYADI dicecar pertanyaan oleh majlis hakim sampai kelabakan dan ahirnya, mengakui bahwa saksi diberi uang 300.000,- ( tiga ratus ribu rupiah ), atas jasa penghubug antara jabur dan terdakwa terkait take over mobil yang diperkarakan.

Usai sidang awak media mewancarai Pendamping Hukum dari terdakwa terkait sidang dengan agenda saksi dari JPU ujang kosasih menjelaskan,”saksi dari PRO CAR INTERNASIONAL FINANCE yang bernama AHMAD TANTOWI adalah saksi yang menguntungkan Terdakwa”,katanya.

Lebih lanjut beliau menambahkan,”
karena kesaksiannya, terkait penagihan hutang piutang,sementara perkara yang disidangkan itu adalah perkara pidana umum sesuai pasal baik bendel berkas BAP dari polres pandeglang maupun Dakwaan JPU pasal yang diletakan untuk menjerat terdakwa adalah pasal 372 KUHP jo pasal 55 KUHP
Sementara fakta dipersidangan dari 2 saksi yang dihadirkan semuanya bercerita tentang penagihan hutang piutang yang tertunggak”, pungkas Ujang kosasih.

( Red ).

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply