SMKN 3 Purworejo Laksanakan Vaksinasi. Minggu Depan PTM Terbatas Segera Dimulai

Kepala SMKN 3 Purworejo, Samsiyah, S.Pd, saat menijau kegiatan vaksinasi, Kamis,(16/9/21) foto: rakyatkita.com

 

PURWOREJO, rakyatkita.com,– Sebanyak 550 vaksin disediakan Puskesmas Mranti dalam rangka pelaksanaan vaksinasi bagi siswa kelas X, XI dan XII SMKN 3 Purworejo, Kamis (16/09/21)

Menurut Kepala SMKN 3 Purworejo, Samsiyah, S.Pd, kegiatan vaksinasi ini terselenggara berkat kerjasama dengan Puskesmas Mranti, yang dibantu 15 nakes.

“Sebenarnya siswa kita seluruhnya 1.023, karena hanya memdapatkan jatah 550 ampul vaksin, jadi sementara siswa yang belum mendapatkan vaksin akan kita usulkan di gelombang berikutnya,”ucap Samsiyah.

Untuk vaksin yang digunakan jelas Samsiyah, jenis Sinovac yang digunakan untuk usia 12 hingga 18 tahun, dan untuk menghindari kerumunan, vaksinasi dilaksanakan secara bergelombang dengan tetap menjalankan prokes yang ketat.

“Dengan adanya vaksinisi ini, saya sangat mendukung sekali, karena dengan anak-anak sudah divaksin, berharap segera dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM),” ucap Samsiyah.

Menurut Samsiyah, tujuan dari vaksinasi yakni untuk menciptakan dan menambah imunitas siswa, sehingga dapat memutus rantai penyebaran Covid-19, serta agar anak tidak mudah terserang penyakit.

“Kita rencananya, tanggal 27 September 2021 akan mulai PTM terbatas, namun kehadiran siswa hanya 30 persen,” ungkap Samsiyah

PTM terbatas dilakukan karena SMKN 3 Purworejo sudah mendapatkan ijin dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jateng, orangtua, Tim Gugus Covid 19, Dinkes, sehingga memenuhi semua indikator persyaratan dalam cheklist oleh puskesmas. Selain itu sekarang anak-anak sudah divaksin, kata Samsiyah.

Kenapa di SMK segera PTM, menurut Samsiyah, karena SMK sebagai sekolah kejuruan, dan PTM itu sangat penting, karena pelajaran praktek di SMK sangat diperlukan dan harus dipraktekkan secara langsung.

“Nanti saat PTM terbatas dilaksanakan, kita utamakan untuk pembelajaran praktek, untuk teori kita tetap lakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ),” terang Samsiyah.

Samsiyah berharap, dengan anak -anak sudah divaksin, semoga imunitas siswa menjadi kuat, dan PTM bisa berjalan lancar, selain itu guru dalam mengajar akan merasa aman, tenang, dan orang tua sudah tidak khawatir lagi, ” pungkasnya.(W)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply