Pengundian Pasar Purworejo Bermasalah Banyak Pedagang Yang Melapor Keruang Pengaduan

PURWOREJO –Pedagang Pasar Suronegaran yang akan dipindah di Pasar Purworejo hari ini senin (6/12/21) mengambil undian penempatan Pasar Purworejo yang terletak di Brengkelan Kecamatan Purworejo.

Pengundian yang digelar oleh Dinas KUKMP Purworejo ini hanya dikususkan bagi para pedagang yang punya surat ijin menempati (SIM), serta harus lunas pembayaran E Ristribusi. Selanjutnya di verifikasi dan dilakukan pengundian.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Purworejo, Gathot Suprapto mengatakan pengundian relokasi di mulai Senin (6/12/21) hingga Rabu (8/12/21). Pedagang Pasar Suronegaran akan dipindah ke Pasar Purworejo mulai bulan ini.

“Untuk ukuran lapak memang tidak seperti di Pasar Suronegaran, di Pasar Purworejo pedagang memang mendapatkan los atau lapak lebih kecil. Ini dilakukan untuk menyesuaikan jumlah pedagang dan tempat agar bisa terpampung semua,” ungkapnya Senin (6/12/21)

Menurut Gathot, jumlah pedagang yang sudah divalidasi sebanyak 1.881 orang. Namun beberapa yang belum validasi, diperkirakan nanti bisa bertambah

“Kami prioritas pedagang mempunyai hak dan memiliki surat ijin serta membayar E Ristribusi,” ucapnya.

 

Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Dion Agasi Setyabudi saat menerima keluhan salah satu pedagang yang protes undian lapak pasar yang tidak sesuaii haknya, dan akhirnya bisa terselesaikan, Senin( 6/13/21) foto: rakyatkita.com

 

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Dion Agasi Setyabudi mengatakan dengan pemindahan ke Pasar Purworejo, Pemkab harus siap memberikan solusi akan keluhan pedagang. Karena pasti akan menimbulkan permasalahan. Maka sangat perlu ruang pengaduan.

“Seperti tadi, ada pedagang yang sebelumya di Pasar suronegaran punya surat ijin dua kok disini dapat satu itu tidak benas, harusnya disesuaikan, sesuai dengan surat ijin yang dimiliki,” ungkapnya saat memantau prosesi pengundian lapak pedagang.

Terpisah, Neny salah satu pedagang sembako yang ikut undian mengungkapkan, dirinya sebelumnya merasa kecewa dengan undian di Pasar Purworejo, karena merasa punya hak dua lapak dan dua surat ijin apalagi selalu dibayar semua retribusi namun hanya mendapatkan satu lapak. Karena merasa haknya tidak didaptkan, mengadukan keruang pengaduan.

“Alhamdulillah, setelah saya mengadukan keruang pengaduan dan dilakukan pengecekan akhirnya dapat terselesaikan,” ucapnya.(W)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply