HENTIKAN WARTAWAN YANG MELAKUKAN BACKUP ORANG ATAU PENGUSAHA YANG MELAKUKAN PELANGGARAN

rakyatkita.com, Jakarta,- Maraknya pemberitaan yang mengabarkan dugaan kejanggalan dalam proses visum terhadap RN (25) Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong. Sontak peluang tersebut disinyalir dimanfaatkan bagi oknum yang ingin memanfaatkan situasi dibalik dugaan kejanggalan di RSUD Cibinong.

Parahnya, salah satu rekan awak media yang hendak melakukan kegiatan jurnalistik dalam mencari informasi agar mendapatkan pemberitaan berimbang sempat dihadang dan merasa terintervensi oleh pihak oknum yang diduga mengaku dari kalangan jurnalis dari suatu organisasi jurnalis. Berita ini dikuti dari media bharatanews.id

Terkait banyaknya pemberitaan yang menyatakan bahwa banyak Wartawan atau Jurnalis yang menjadi pembackup atau wartawan yang mendukung kegiatan atau usaha yang melanggar undang – undang ini sangat di sesalkan.7/10/21

Maksud dan tujuan wartawan tersebut tentunya agar ketika ada pemberitaan terkait kegiatan atau usaha yang di backup nya melakukan kesalahan dan di ketahui oleh wartawan atau Jurnalis maka tentunya wartawan tersebut akan muncul dan ini tentunya akan berhadapan dengan wartawan atau Jurnalis yang sedang melakukan peliputan.

Kasus seperti ini banyak ditemui oleh para beberapa media sehingga pemberitaan yang seharusnya terbit atau terpublikasikan sehingga tidak terpublikasikan, karena memandang dari satu propesi. Sementara tentunya dari wartawan atau Jurnalis yang membackup para pengusaha itu sendiri pastinya mendapatkan imbalan dari para pengusaha tersebut.

Ini jelas sangat tidak sesuai dengan kewartawanan atau kejurnalisan wartawan tersebut. Kasus seperti ini harus di laporkan ke pihak-pihak terkait. Namun untuk terpublikasikan nya mengenai pemberitaan yang di dapatkannya harus tetap terpublikasikan karena kalau pemberitaan tersebut tidak terpublikasikan maka yang ada kasus – kasus yang ada tidak akan pernah terselesaikan sehingga perbuatan yang menyalahi aturan akan aman – aman saja.

” Saya berharap ketika hal ini dialami oleh rekan – rekan media maka publikasikan saja terus dan cantumkan nama wartawan serta media tersebut di dalam pemberitaannya, tetapi ini harus dilihat kembali legalitas kewartawanan orang tersebut benar dan tidaknya orang tersebut dari nama media yang sesuai dengan kartu anggota yang dia miliki.

Ini tentunya agar dalam kasus seperti ini dapat membuat epek jera, minimal akan mempermalukan nama media tersebut ” ucap Sudirman Pemred rakyatkita.com.

Banyaknya kasus yang terkendala oleh beberapa media memang kasus seperti inilah yang mungkin menimbulkan rasa ketidak enakan atau kesolidaritasan sesama jurnalis. Tetapi kalau kasus yang ditemukan dibiarkan saja maka yang ada kasus tersebut akan berkembang atau tentunya kasus – kasus yang ada tidak akan pernah tersentuh oleh hukum. ( Nahrowi  )

banner 468x60
Posted by: On: Reply

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply