Diduga Tak Kantongi Izin, Pemilik Bangunan Di semanan Murka

JAKARTA, rakyatkita.com,–Proyek pembangunan sebuah toko yang rencananya akan di jadikan material di Jl.Semanan Pintu Air Rt.010/008 Kel.Semanan, Kecamatan Kalideres Jakarta Barat, diduga keras tak berizin. Pasalnya dari pantauan media di proyek tersebut tidak terpasangnya papan IMB sebagaimana dimaksud pada Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung Jum’at, (11/2/2021)

Ketika dikonfirmasi wartawan di lokasi seorang pria berinisial ( R ) yang mengaku pengawas di proyek tersebut melarang wartawan untuk mengambil gambar di, bahkan mengancam akan membanting (Merusak) Handphone dari wartawan yang datang.

Jelas ini telah mencederai fungsi kontrol sosial yang dilakukan wartawan di masyarakat.

Sebagaimana dimaksud dalam UU Pers Nomor 40 Tahun 1999, Pasal 18 ayat 1, Ketentuan Pidana yang berbunyi

“Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah)”.

Ketika sedang konfirmasi di lokasi bangunan tersebut, datanglah seorang pria dan wanita yang mengaku sebagai pemilik bangunan tersebut dan mengatakan bahwa perizinannya sedang dalam proses pembuatan oleh pria bernama Gerson, yang belakangan diketahui adalah petugas di PTSP Kelurahan Semanan.

“Aktifitas apa yang saya langgar ya mas? Silahkan bapak ke Kelurahan sekarang silahkan lapor pak Gerson bagian pengurusan surat – surat saya” ungkapnya pada media.

Terlebih wanita yang mengaku bekerja di Kementerian Kesehatan ini juga menyebut, bahwa proyek miliknya hanyalah proyek cere (Kecil) dan ia telah berkonsultasi bahwa proyeknya bisa terus berjalan sambil mengurus perizinannya.

” oh tidak pak tidak ada seperti itu” Ketika ditanya terkait izin yang belum keluar namun proyek sudah berjalan.

“Jangankan Ini cuma kelas cere (Kecil) bapak mau tau Sintanala rumah sakit pusatnya , rumah sakit Sintanala saya di Kementerian Kesehata saya tau seperti apa, itu IMB nya tidak ada” tambahnya lagi.

Saat dikonfirmasi terkait bangunan tersebut kepada PTSP Kelurahan Semanan Gerson mengatakan itu bukan dari wewenangnya.
“Silahkan bapak konfirmasi ke PTSP kecamatan perihal tersebut”,Katanya. ( Red/Rillis ).

Menyikapi perihal adanya dugaan menghalang-halangi tugas kerja jurnalistik Rudi Hartono selaku anggota Forum Pimpinan Redaksi Nasional ( FPRN ),angkat bicara.

“Dalam hal tugas Jurnalis atau wartawan merupakan sebagai tugas yang mulia karena,merupakan sebagai pilar ke 4 dari demokrasi,dan perannya merupakan sebagai sosial kontrol dan bekerja dalam hal mendapatkan informasi,mengolah,mengumpulkan,dan menyebarkan kepada khalayak ( masyarakat )”,katanya.

Lebih lanjut ia menyampaikan apa yang jadi penghalang bagi wartawan sudah jelas mencederai demokrasi dan tatanan bernegara di Indonesia,dimana panglima tertinggi adalah hukum,kerena Negara Republik Indonesia merupakan Negara Hukum.

“Kalau hukum yang sudah jelas tidak dihargai bagaimana regulasi dalam sosial kontrol dimasyarakat dapat berjalan”,tambahnya lagi.

Sebagai pesan kepada aparat terkait janganlah menganggap enteng perihal ini.

“Kepada aparat yang terkait yang secara langsung memiliki wewenang dan kebijakan mestinya lebih jeli,dan dapat merespon apa yang terjadi di lapangan,jangan hanya diam”,harapnya. ( Rudi ).

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply