PN Cilacap dan Tingkat Kasasi MA Menangkan LPKNI Purworejo Terkait perampasan kendaraan oleh PT Sinar Mas Multifinance

Purworejo,rakyatkita.com,-Pimpinan LPKNI Purworejo Agus Triatmoko, SE.SH.MH, sangat bersyukur ketika majelis hakim PN Cilacap dan ditingkat kasasi MA memenangkan Gugatan konsumen dalam kasus perampasan Kendaraan milik Konsumen yang dilakukan oleh Tergugat I PT. Sinar Mas Multi finance.

Dalam kasus ini, Lutfi Darmawan selaku debitur warga Jl. Progo No. 61- RT. 05/ RW.08, Kelurahan Donan, Kecamatan Cilacap Tengah, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menguasakan kepada LPKNI (Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Indonesia) “Perseroan”  Kabupaten Purworejo yang diterima oleh Agus Triatmoko, SE.SH.MH, selaku Pimpinan LKPNI Purworejo yang beralamat di Perum Griya Boro Mukti Permai, Gang Cempaka Block C4 No19 Rt 04 Rw 08 Borokulon, Banyuurib, Purworejo, telp 0275- 7530931 / 085325526918.

Dalam gugutan itu diwakili Presiden LPKNI Nanang Nilson SH MH, Sidik Purnama SH MH MKn, Qomarudin SH dan Agus Triatmoko SE SH MH

Menurut Pimpinan LPKNI Purworejo Agus Triatmoko, SE.SH.MH. Ini merupakan amunisi dan semangat baru untuk berjuang lebih lanjut untuk memenangkan lagi Gugatan Class Action di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, beberapa hari kedepan.

“Yang lebih membahagiakan lagi adalah Tergugat I yaitu PT. Sinar Mas Multifinance di hukum oleh Majelis Kasasi dengan Mengembalikan kendaraan Milik Konsumen Lutfi Darmawan berupa 1 Unit Kendaraan Toyota Anvanza Nopol AA-9427-RE,” terang Agus, Sabtu (2/5/20).

Lanjut Agus, selain itu tergugat I yaitu PT. Sinar Mas Multifinance juga di hukum untuk membayar kerugian immateriel sebesar Rp. 250.000,- Perhari di kalikan 5 Tahun atau 60 bulan = 1.800 hari X Rp. 250.000,- = Rp. 450.000.000,- ( empat ratus lima puluh juta rupiah ) adalah kerugian konsumen saat kendaraan di Rampas sampai adanya putusan hakim yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap sebagaimana poin 4 Putusan Kasasi.

“Bahkan dalam waktu dekat LPKNI meminta kepada Pengadilan Negeri Cilacap untuk segera melakukan eksekusi secara paksa bila perlu menggunakan Alat perlengkapan Negara apabila Tergugat I PT. Sinar Mas Multi Finance tidak menyerahkan secara sukarela Unit Kendaraan Avanza dan kerugian Konsumen Rp.450 Juta sebagaimana Amar Putusan Makahmah Agung RI Nomor : 2930 K/Pdt/2019 Tanggal 28 Oktober 2019 secara tunai dan seketika,” ujar Agus.

Selain itu Agus menambahkan, untuk tergugat II yakni Otoritas Jasa Keuangan RI(OJK) ikut di jadikan Tergugat II Oleh LPKNI karena selama ini OJK tidak pernah nampak membela konsumen bahkan cenderung membela finance dan Bank, untuk itu komunitas LPKSM dan LPKNI sudah berancang- ancang meminta kepada Pemerintah agar OJK segera dibubarkan saja karena tidak ada gunanya bagi konsumen.

Agus juga menghimbau kepada konsumen apabila terjadi perampasan kendaraan, konsumen dilarang menyerahkan Kontak dan STNK Asli apalagi tanda tangan penyerahan kendaraan (BAST) dan kalau itu yang dilakukan Konsumen, maka LPKNI akan kesulitan melapor Pidana pada Polres setempat karena Unsur perampasan tidak terpenuhi.

Sekedar diketahui oleh Konsumen bahwa setiap Pejabat LPKNI, Pengurus dan staff di lengkapi dengan ID Card yang sah tertulis dengan Jelas Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Indonesia ( LPKNI ) Logo dan Tulisan LPKNI ada hak Paten selain sebagaimana di jelaskan dalam keterangan ini atau yang mirip- mirip LPKNI harap Konsumen berhati- hati,”pungkas Agus.(Wan)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply