Ini Alasan Partai Demokrat dan Partai Golkar Mencalonkan Kembali Agus Bastian-Yuli Hastuti (BAYU)

PURWOREJO, rakyatkita.com,- Dua partai pengusung yakni partai Demokrat dan partai Golkar mencalonkan kembali Agus Bastian-Yuli Hastuti (BAYU) sebagai bupati dan wakil bupati Purworejo di Pilkada yang akan dilaksanakan 9 Desember 2020.

Kedua partai besar tersebut mempunyai alasan kenapa mengusung kembali Agus Bastian-Yuli Hastuti untuk memimpin Kabupaten Purworejo dua periode.

Seperti yang disampaikan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Purworejo, Yophi Prabowo, SH menyampaikan, partainya mencalonkan kembali, karena tuntutan dan aspirasi sebagian masyarakat di kabupaten Purworejo dan seluruh kader partai dan perintah dari DPP menginginkan Agus Bastian -Yuli Hastuti memimpin Purworejo kembali.

“Kami dari Seluruh kader Demokrat dan sebagian masyarakat di Purworejo ingin pasangan bayu untuk melanjutkan kembali pembangunan, membenahi kabupaten Purworejo,” ujar Yophi Minggu, (6/9/2020) di kantor DPC Partai Demokrat.

Lanjut Yophi, hal ini sudah dibuktikan saat kepemimpinannya dengan keberhasilannya sudah merealisasikan visi misinya 90 persen. Bahkan Jika saja tidak ada Pandemi Covid-19,  bisa 100 persen.

“Semoga kedepan dengan terpilihnya BAYU kembali memimpin Purworejo, Purworejo menjadi lebih maju dan menjadi lebih baik lagi. Harapan ini juga disampaikan dari semua kader Demokrat dengan BAYU memimpin Purworejo lagi masyarakat akan lebih sejahtera,”tandas Yophi.

Ketua Harian DPD Partai Golkar Purworejo Kelik Susilo Ardhani

Sementara itu Ketua Harian DPD Partai Golkar Purworejo Kelik Susilo Ardhani menjelaskan kenapa partai Golkar kembali mengusung Paslon BAYU. Menurutnya melihat prestasi yang dimandatkan kepada Agus Bastian dan Yuli Hastuti menjdi dasar Golkar mencalonkan kemabali. Hal ini didasarkan realita secara utuh, tidak sepotong-potong terhadap progres yang telah dilakukan paslon tersebut selama lima tahun dalam kepemimpinannya.

“Inilah yang harus kita lihat kepemimpinan beluau lima tahun berjalan. Walaupun belum sempurna tapi kami yakin 80% program kerja sudah berjalan, dan semuanya sudah sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang merupakan pedoman atau dijadikan kitab kita dalam melaksanakan pembangunan Purworejo selama lima tahun,”pungkas Kelik.(Wan)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply