60 Hari Setelah Musada Kepengurusan Partai Golkar Belum Terbentuk, Ketua SOKSI Purworejo Akan Menghadap Formatur

Arie Edy Prasetyo, Ketua Depicab SOKSI Kabupaten Purworejo saat disambangi anggota Polres Purworejo, di Katornya Rabu (16/6/21) pagi – foto: rakyatkita.com

 

 

PURWOREJO,rakyatkita.com,– Setelah Yuli Hastuti ditetepkan kembali sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Purworejo dalam Musda Partai Golkar beberapa bulan yang lalu. Sampai saat ini kepengurusan Partai Golkar Kabupaten Purworejo belum terbentuk.

Hal ini, menjadikan keprihatinan tersendiri bagi Ketua Depicab SOKSI Kabupaten Purworejo Arie Edy Prasetyo.

“Sebetulnya saya sudah tidak begitu peduli dengan kepengurusan Partai Golkar Kabupaten Purworejo, karena ranahnya saat ini sudah ditangan formatur yang dibentuk oleh Musda Partai Golkar dengan mandat penuh,” ungkap Arie, Rabu (16/06/21).

Namun terang Arie, sesuai aturan Tata Tertib Musda, bahwa Formatur diberi waktu selama 30 hari untuk menyusun kepengurusan Partai Golkar hasil Musda, dan saat ini sudah lebih dari 60 hari belum ada pengurus yang terbentuk.

“Tentu ini sangat memprihatinkan, dari kacamata kepengurusan organisasi, yang sebentar lagi ( tahun 2022) sudah harus menata kader untuk calon legislatif,” ucap Arie.

“Mengintip” sedikit kinerja formatur, Arie mengungkapakan, konon kabarnya crusial-nya pada Ketua Harian, musda dalam pandangan umum mengamanatkan adanya posisi Ketua Harian.

“Ini proporsional, disamping amanat Musda, alasan riil materiilnya, bahwa Ketua DPD Partai Golkar yang ditetapkan adalah Wakil Bupati, dimana Wakil Bupati adalah jabatan publik yang harus berjarak sama dengan semua partai, maka layak untuk kepengurusan internal partai ditangani/dibantu Ketua Harian,” kata Arie.

Arie mengatakan, dengan berlarut-larutnya Kepengurusan DPD Partai Golkar Purworejo ini, setidaknya mengundang aparat dari Polres Purworejo, Rabu (16/6/21) sekira pukul 09.00 Wib menyambangi di kantornya.

Mereka mempertanyakan masalah kepengurusan DPD Partai Golkar yang belum terbentuk yang telah jauh melampaui aturan Tata Tertib sebagai hal yang harus dipedomani oleh peserta Musda.

Berdasarkan hal tersebut diatas, ucap Arie, apabila Formatur belum bisa menyelesaikan kewajibannya, dirinya sebagai salah seorang peserta dan Ketua SOKSI, salah satu pilar pendiri Golkar, akan mengajak peserta Musda menghadap atau memanggil Formatur untuk menanyakan kinerja formatur yang diamanati oleh peserta Musda. (Wn)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply