PPDB SMPN Favorit Jadi Rebutan, 13 SMPN di Pinggiran Kekurangan Pendaftar

Purworejo,rakyatkita.com,-Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online di tingkat SMP Negeri di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang dimulai sejak Senin (15/6/2020) hingga  Kamis (18/6/2020) telah di tutup.

Dengan berakhirnya PPDB tersebut banyak SMPN di tengah kota Purworejo yang kelebihan kuota. Namun di sisi lain, belasan SMP Negeri yang berada di pinggiran kota Purworejo masih banyak yang kekurangan pendaftar.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Purworejo, Sukmo Widi Harwanto, SH, MH, mengakui dan membenarkan dibeberapa kecamatan, sejumlah SMP Negeri masih kekurangan pendaftar.

“Alhamdulillah secara teknis PPDB di kabupaten Purworejo tidak ada kendala, semua lancar, namun ada 13 SMP Negeri dari 43 SMP Negeri di Kabupaten Purworejo yang belum bisa memenuhi kuota calon peserta didik baru,” ungkap Sukmo, saat ditemui di kantornya, Jumat (19/6/2020).

Lanjut Sukmo, 13 SMP Negeri yang belum terpenuhi kuota jumlah peserta didik baru itu adalah SMP N 43 satu atap, SMP N 41, SMP N 35, SMP N 38, SMP N 17, SMP N 30, SMP N 24, SMP N 39, SMP N 42, SMP N 37, SMP N 29, SMP N 26 dan SMP N 22.

“Untuk kuota SMP N 24, di akhir penutupan pendaftaran memang kurang banyak dari jumlah kuota yang dibutuhkan, yakni 195, namun hanya  terpenuhi 95, jadi masih kurang 97 pendaftar, “ungkapnya.

Untuk memenuhi kuota tersebut, terang Sukmo, pihak dinas akan memberikan waktu perpanjangan PPDB kepada masing-masing SMP Negeri yang masih belum memenuhi kuota.

“Kita akan beri waktu perpanjangan untuk ke 13 SMP Negeri tersebut untuk membuka pendaftaran secara offline selama dua hari, yaitu pada tanggal 22-23 Juni 2020. Jadi pendaftar baru bisa mendaftar langsung ke sekolah dengan membawa berkas persyaratan yang ditelah di tentukan,” jelas Sukmo, Jumat ( 18/6/2020) usai rapat terkait kurangnya pendaftar di 13 SMPN tersebut.

Perlu diketahui, untuk masa belajar dirumah bagi siswa PAUD hingga SMP, sesuai dengan Surat Edaran No 425/1232/2020 yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Purworejo, akan berakhir pada 20 Juni 2020 ini.

“Namun tahun ajaran baru 2020/2021 masih tetap tanggal 13 Juli, namun untuk proses kegiatan belajar mengajar masih tetap dirumah sambil menunggu kebijakan dari Kementrian Pendidikan,” pungkasnya.(Wan)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan