Desi Damayanti Wisudawan Lulusan Terbaik UM Purworejo Dengan IPK Tertinggi

Acara wisuda mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo ke 64, Sabtu (05/06/21) foto: rakyatkita.com

 

PURWOREJO, rakyatkita.com,– Hari ini, Sabtu (05/06/21) sebanyak 149 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo (UM Purworejo), dari berbagai program studi, menggelar upacara wisuda ke -64 di Auditorium Kasman Singodimedjo UM Purworejo.

Dr Rofiq Nurhadi, MAg, selaku Rektor UM Purworejo megatakan karena ini masih masa pandemi covid-19, dan tetap menerapkan prokes yang ketat, untuk wisuda sarjana ke-64 kali ini dilaksanakan secara Hybrid, dimana perwakilan mahasiswa yang diwakili oleh wisudawan cumlaude dan terbaik akan mengikuti wisuda secara luring.

“Sedangkan wisudawan yang lain akan melaksanakan wisuda dengan sistem “Drive Thru”, ” terang Rofiq.

Dalam acara wisuda tersebut Rofiq tidak lupa juga mengucapkan selamat atas keberhasilan para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan di UM Purworejo

“Kami ucapkan selamat kepada wisudawan yang memperol predikat cumlaude, wisudawan terbaik dan wisudawan twrmuda yang lulus hari ini,”ucap Rofiq.

Rifig menjelaskan, lulusan wisuda ke-64 berjumlah 149 terdiri dari 94 perempuan dan 55 laki-laki dari 14 program studi (prodi).

“Untuk wisudawan yang memperoleh predikat cumlaude ada 13 mereka terdiri dari program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia sebanyak 9 mahasiswa, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 1 mahasiswa, Program Studi PGSD sebanyak 2 mahasiswa dan Program Studi Agribisnis sebanyak 1 mahasiswa,” ungkap Rofiq.

Sementara jelas Rofiq, wisudawan yang dinyatakan lulus terbaik untuk tiap-tiap program studi sebagai berikut, Program Studi Agribisnis, Desi Damayanti, dengan IPK 3,86, Program Studi PGSD, Rizky Fadjar Choirrul Linda, dengan IPK 3,80, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Runi Rofiqoh, dengan IPK 3,72, dan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Iis Nurul Izah, dengan IPK 3,72

“Untuk wisudawan dengan usia termuda sampai dengan hari ini, adalah Dimas Wahyu Saputro, Program Studi Pendidikan Ekonomi, yang lahir di Cilacap pada tanggal 2 Mei 2000. Jadi saat ini masih berusia 21 tahun 1 bulan 3 hari,” ucap Rofiq.

Dalam wisuda ini Rofiq menyapaikan pada wisudawan, bahwa saat ini, persaingan begitu ketat dalam semua aspek kehidupan membuat kita harus mempunyai kompetensi yang dapat di andalkan. Pendidikan dan pengalaman selama menjalani kuliah di UM Purworejo, dapat menjadi bekal bagi dalam berfikir dan bertindak.

“Kita sebagai insan intelektual yang mengedepankan perilaku yang bermartabat dan berbudaya dengan nilia nilai luhur, maka kita harus ikut membangun bangsa dan negara yang berdaya saing di pasar global dengan menjadi wirausahawan maupun profesional muda yang handal,” pesan Rofiq.

Sementara itu, Agung Setiawan, ST, selaku Ketua Panitia menjelaskan, bahwa Wisuda ke- 64 kali ini berbeda dengan Wisuda UM Purworejo yang ke 62 dan 63 yang dilaksanakan secara full Drive Thru. Untuk kali ini dilaksanakan secara Hybrid Wisuda namun hanaya Wisudawan berpredikat Cumlaude, Terbaik dan Berprestasi Non Akademik yang mengikuti prosesi wisuda secara tatap muka, sedang wisudawan lainnya tetap secara drive thru.

Model ini dilaksanakan sebagai bagian dari rencana pembelajaran di Universitas Muhammadiyah Purworejo yang dilaksanakan secara Hybrid/Blended Learning.

“Ini merupakan sebuah konsep pendidikan yang mengkombinasikan metode kuliah tatap muka di ruang kelas dengan e-learning,” terang Agung.

Saya berharap dunia pendidikan nantinya akan benar-benar berada dalam era education 4.0. Yakni pembelajaran daring dimana pendidik dan peserta didik pada saat yang sama dalam aplikasi atau platform internet berinteraksi satu sama lain layaknya pembelajaran konvensional yang telah dilakukan selama ini, pungkas Agung.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply