Adakan Diklat Ekstrakurikuler Film. Perfilman Akan Menjadi Ekstrakurikuler Baru di SMK Kesehatan Purworejo

PURWOREJO, rakyatkita.com,-Ekstrakurikuler merupakan kegiatan non-pelajaran formal yang umumnya diberikan diluar jam kurikulum standar.

Seperti yang dilakukan SMK Kesehatan Purworejo. Dalam rangka menyalurkan hobi dan potensi siswa tentang perfilman, sekolah tersebut mengadakan Diklat Ekstrakurikuler Film.

Kegiatan yang diikuti sekitar 70 peserta dari siswa kelas X, XI dan guru ini, menghadirkan narasumber, You Tuber terkenal, Herman Hadi Basuki, atau Pak Bhabin yang juga Anggota Polisi Polres Purworejo, dan Ginanjar Duta Pamungkas, seorang Content Creator, director, penyanyi dan pembuat film.

Menurut ketua panitia, Lukman Hakim, diadakan Diklat Ekstarakurikuler Film untuk memberi motivasi, spirit dan membagi pengalaman kepada siswa, bagaimana bisa menjadi sukses. Serta untuk mengenalkan kepada siswa tentang bagaimana cara membuat Film, atau Content yang menarik.

Apalagi lanjut Lukman, setelah Diklat ini, Film akan dijadikan sebagai kegiatan ekrakurikuler baru di SMK Kesehatan Purworejo, yang akan dimulai di tahun ajaran baru.

“Film ini akan kita jadikan ekstrakurikuler, rencananya akan dilaksanakan seminggu sekali. Semoga dengan ekstrakurikuler ini, nantinya anak-anak bisa membuat film yang berhubungan dengan SMK kesehatan Purworejo,” terang Lukman, Kamis (9/9/21).

Sementara itu, Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, S.Sos, M.Pd, mengucapkan terimakasih kepada tim guru, sehingga Diklat Ekstrakurikuler Film, bisa terselenggara dan berjalan lancar.

Harapan Nuryadin, dengan kegiatan ini, nantinya potensi anak-anak dalam membuat film-film pendek dan membuat konten bisa dishare ke IG, YouTube, maupun Tik Tok dan dengan diadakan Diklat ini, siswa akan lebih semangat dan bergairah kembali.

“Memang sekarang sudah berbeda dengan era beberapa tahun yang lalu, sekarang mau tidak mau siswa harus belajar dan menguasai teknologi multimedia. Sehingga mereka yang bisa menguasai teknoligi, merekalah yang akan menang. Semua ini tidak lepas dalam rangka menghadapi globalisasi,” ungkap Nuryadin.

Harapannya, dengan anak menjadi kreatif, akan berdampak juga untuk sekolahan, apalagi jika menjadi youtuber nasional ataupun internasional, mereka secara otomatis akan terkenal dan dampaknya secara tidak langsung akan mempromosikan sekolah dan membawa nama baik sekolah, tandasnya.(W)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply