ISP Akan Mendirikan 100 SSB di Desa- Desa

PURWOREJO, rakyatkita.com,- Direktur ISP FA (Ikatan Sepakbola Purworejo Football Academy) Rohman Supriyadi dan juga pemilik Klub Merden Banjarnegara, berencana akan mendirikan ISP Football Academy di Kabupaten Purworejo hal itu di sampaikan saat jumpa pers di Wisma PKP- RI, Minggu malam (18/10/2020)

Rohman menjelaskan, ISP FA merupakan lembaga pembinaan di bawah ISP yang bertekad untuk mewujudkan ISP menjadi klub profesional di tahun 2023.

“Saya berencana akan mendirikan 100 titik sekolah sepak bola (SSB) di Purworejo, terutama di desa-desa yang ada di Kabupaten Purworejo. Pendirian 100 SSB ini, akan dimulai bulan depan,” kata Rohman yang didampingi Angko saat jumpa pers di Wisma PKPRI, Minggu (18/10/2020).

Untuk siswa diambil dari anak-anak desa setempat yang hobi dan suka sepak bola, baik putra maupun putri, unur 8- 17 tahun, dengan biaya gratis alias tidak dipungut biaya, dan dilatih oleh pelatih berlisensi AFC yang disediakan oleh manajemen ISP. Dengan fasilitas latihan (bola, Kun, dan peralatan pendukung), bahkan tidak punya sepatu ( Nyeker) boleh ikut.

“Untuk bisa bergabung syaratnya datang dan daftar di kantor sekretariat kami di rumah Angko Setyarso Widodo selaku ketua ISP di kelurahan Tuksongo, Purworejo, dengan mengisi formulir pendaftaran sebagai pengurus SSB,” terang Rohman yang saat ini juga menjabat sebagai Presiden South East Asia Australia Football Talent.

Menurut Rohman, Pendirian 100 SSB ditargetkan bulan Maret 2021 sudah tercapai, dalam rangka menyiapkan bibit-bibit pesepakbola Purworejo, yang telah mencanangkan diri menjadi klub profesional di tahun 2023.

“Kita juga akan membangun diklat Sepakbola Purworejo, nanti siswa-siswa yang berbakat, akan kita jadikan satu di asrama dan disekolahkan khusus atlit sepakbola,” ucapnya.

Rohman menjelaskan, dengan didirikannya 100 SSB tersebut, bulan Juni 2021 akan diselenggarakan seleksi untuk memilih pemain yang akan masuk kelas 1 SMP, dan kelas 1 SMA, untuk menjadi siswa di klub sepakbola ISP yang berasrama.

“Untuk mensupport semua kegiatan ini, saya berniat untuk melakukan industrialisasi di semua lini baik secara bisnis maupun pemain dan supporter, untuk industrialisasi pemain, dengan terus memproduksi pemain sebanyak-banyaknya dari seluruh pelosok desa,”ungkapnya.

Rohman menargetkan pada tahun ini dirinya sudah mulai melaunching pendirian SSB secara bergiliran di pelosok Purworejo. Karena kedepannya, Purworejo memiliki stadion besar. Seperti yang dikatakan Angko dengan adanya bandara, pelabuhan dan stadion itu merupakan gerbang kemakmuran.

“Semoga dengan dibangunnya stadion Purworejo yang berstandar internasional, nantinya akan dijadikan sebagai tempat digelarnya olah raga sepak bola berskala nasional. Jangan sampai stadion besar tak ada penonton. Maksnya kita terus mencetak suporter-suporter baru. Ini
yang disebut dengan industrialisasi suporter,” ucapnya.

Rohman bahkan merencanakan pada bulan Maret 2021, ISP Football Academy akan mengirim tim untuk bertanding di turnamen internasional di Kuala Lumpur. Yakni Kuala Lumpur Cup. Dengan mengambil pemain dari SSB binaan ISP Football Academy. Untuk seleksi pemain akan dilakukan awal Februari 2021.

“Untuk itu saya inginkan seluruh anak di Purworejo harus bersepakbola. Target pendirian SSB ini untuk desa yang memiliki lapangan sepakbola, tapi belum memiliki SSB, ayo segera daftar,” pungkas Rohman.(Wan)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan