banner 728x90

PENYAKIT MASYARAKAT TERMEHEK – MEHEK, DI HADIAH TIMAH PANAS POLISI DI TANGERANG

Rakyatkita.com,Tangerang,- Aparat Kepolisian Polsek Teluknaga Resort Metro Tangerang Kota, kembali berhasil membekuk komplotan pelaku kejahatan yang disertai dengan kekerasan.

Penagkapan para pelaku, berawal adanya laporan warga bernama M. Yogi (20) dan pacarnya Suheni, tertanggal Senin (31/07/17) ke Polsek Teluknaga dengan Nomor laporan : LPB/300/VII/PMJ/Restro Tng Kota/Sek Tl Naga.

“Selanjutnya Unit Reskrim Polsek Teluknaga segera membentuk Tim untuk segera menindak lanjuti dan melakukan pengejaran terhadap para tersangka. Pada saat melapor di depan polisi korban mengaku bahwa, ia (M.Yogi) bersama pacarnya Suheni pada bulan Juli tepatnya hari Senin, 31 Juli 2017 kurang lebih pukul 20.00 -23.00 Wib berpacaran sambil duduk di atas sepeda motor Yamaha Pino miliknya, di pinggir Jalan Raya Perancis, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Sesaat kemudian tiba-tiba 3 orang berboncengan dengan mengendarai Sepeda Motor Honda Vario menghampirinya, dan salah satu dari mereka yang belakangan diketahui berinisial WH sambil menodongkan Clurit dan mengancam “Jangan Teriak, serahin barang, jangan macam-macam”, sementara kawannya ALP mengacungkan pisau kearahnya, lalu teman satunya lagi yang belakangan diketahui berinisial A.J menunggu di atas motor.

Karena takut dengan ancaman para bandit yang mengaku baru tiga kali melancarkan aksinya, maka korban rela menyerahkan barang-barang miliknya, yaitu berupa HP merek Assus dan sepeda motor merek Yamaha Vino miliknya pindah ke tangan para penjahat, dengan kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp.8 jt.

Dengan adanya laporan tersebut aparat melakukan penyelidikan, alhasil setelah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku WH sering nongkrong di Kp. Pemukiman Salembaran, maka tanggal 13 September 2017 Buser Polsek Teluknaga yang dipimpin Ipda Suprapto segera bergerak dan berhasil membekuk tersangka WH.

Kemudian menangkap tersangka lainya yakni ALP, di Kp.Dadap Kosambi,Tangerang. Pada saat di interograsi kedua pelaku mengaku bahwa barang hasil rampasannya telah dijual kepada orang tak dikenal di pinggir jalan seharga Rp. 1,5 jt dan menurut pengakuannya hasilnya telah dibagi bertiga WH, ALP dan AJ, untuk membeli Sepatu, sementara AJ belum tertangkap.

Seusai di interograsi pelaku WH diminta untuk menunjukan tempat persembunyian kawannya yang berinisial AJ, dan oleh WH aparat diajak ke daerah Jakarta Barat, karena menurutnya AJ tinggal di Gg.Sempit di bilangan Kalideres Jakarta Barat, namun rupanya WH mengelabui petugas sehingga sesampainya ditempat WH bilang kalau AJ tidak tinggal di sana, WH mengaku bohong, dan mengaku kalau AJ sebenarnya tinggal di Perum Purinaga Indah yang berada di wilayah Teluknaga Tangerang.

Kemudian WH pun digelandang untuk menunjukan tempat di Wilayah Teluknaga. Namun ketika sampai di tempat yang dituju tersangka malah berontak dan menendang petugas berusaha melarikan diri, polisi memberikan peringatan dengan melepaskan tembakan tiga kali ke udara, namun yang bersangkutan tidak menggubris, sehingga dengan terpaksa polisi mengarahkan pistolnya kearah tersangka dan tepat mengenai betis sebelah kanannya” Ujar Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Harley H. Silalahi ketika dikonfirmasi oleh para wartawan saat prees release, Jumat (15/09/17).

“Kini anggota kami masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lagi AJ (DPO), sementara kedua pelaku WH dan ALP bersama barang bukti berupa 1 (satu) unit sepeda motor Vario, yang digunakan oleh para pelaku dalam melakukan aksinya serta barang bukti lainnya, diamankan di Mapolsek Teluknaga Resort Metro Tangerang Kota, guna pemeriksaan lebih lanjut.” pungkas Akbp.Harley. (Ajis)

banner 468x60
Posted by: On: Reply

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply