Penjaga Kolam Ikan Sarana Asimilasi dan Edukasi Dianiaya Orang Tak Dikenal

Purworejo,rakyatkita.com,- Penjaga kolam ikan di Sarana Asimilasi dan Edukasi Rutan Purworejo mengalami nasib sial, Pria tersebut adalah Darmanto atau biasa disapa pak Dar. Ia mengalami tindak penganiayaan yang dilakukan oleh 3 orang pria tak di kenal di lingkungan Sarana Asimilasi dan Edukasi Rutan Purworejo, Jum’at (30/05) malam.

Menurut Darmanto, awal mula kejadian penganiayaan ketika hendak mandi dan mau menunaikan sholat magrib. Dia mendengar ada suara orang di sekitar kolam. Lalu korban menengok ke kolam, saat ingin menghampiri dan melihat situasi kondisi kolam ikan tiba tiba ada seorang yang memukul dari arah depan dan mengenai pelipis. Lalu pria tersebut melanyangkan pukulan kembali. Tak mau di pukul terus menerus kemudian korban membalas dan terjadi perkelahian.

Sedangakan dua orang yang lain kabur melarikan diri dan sempat terjadi kejar-kejaran antara korban dan pelaku akan tetapi pelaku berhasil kabur.

“Saya sempat mengejar pelaku tapi kalah cepat sehingga lolos,”kata Darmanto.

Disebutkan, pada malam sebelumnya kejadian pencurian ikan sudah dilakukan oleh ke dua pria tersebut dan sudah pernah diingatkan oleh korban namun malam itu di ulang kembali sehingga terjadi penganiayaan.

Akibat penganiayaan tersebut Darmanto mengalami luka lebam pada wajah dan kepala. Beruntung tiga pelaku penganiayaan kabur setelah korban berteriak minta tolong sehingga kejadian lebih buruk bisa terhindarkan.

Kejadian tersebut kini sudah dilaporkan kepada pihak yang berwajib oleh Darmanto didampingi oleh Kasubsi Pengelolaan Rutan, Rambat.

Sementara Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Purworejo, Lukman Agung Widodo mengaku sangat menyesalkan adanya kejadian itu.

“Sebenarnya kalau minta ikan secara baik-baik  pasti kami kasih dan itupun sering ada beberpa warga sekitar meminta kami kasih, namun kalau mencuri dan sampai menganiaya itu sudah tidak dibenarkan” tutur Lukman.

“Kami sudah membuat laporan melalui Polsek Gebang. Meski begitu jika pelakunya datang dan meminta maaf kami tidak akan melanjutkan ke proses hukum,”tandas Lukman. ( Wan)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply