Diduga Mabuk, Mayat Laki-laki ditemukan Mengambang di Sungai Bogowonto

PURWOREJO, rakyatkita.com,-Dutama Akbar Angga (28) warga Kelurahan Baledono Rt 01 Rw 01 Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ditemukan tewas mengambang di Sungai Bogowonto, Senin (7/9/2020) sekira pukul 11.00 Wib.

Kemungkinan korban meninggal dunia diduga bunuh diri dengan menceburkan diri disungai Bogowonto yang memiliki  kedalaman sekitar 3 meter. 

Kapolsek Purworejo Iptu Sukardi mengatakan, korban ditemukan pertama kali oleh Much sekitar pukul 11.00 Wib saat perjalanan dari ladang menuju kerumahnya, namun saat melewati aliran Sungai Bogowonto melihat ada mayat terapung dialiran sungai.

“Mengetahui ada mayat di sungai, Much Nasir langsung memberitahukan kepada warga sekitar dan warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Purworejo,” terang Sukardi di dampingin Kanit Reskrim Aiptu kelik Suharsoyo,S.H.

Lanjut Sukardi, mendapat laporan ada penemuan mayat, anggota Polsek Purworejo langsung melakukan pengecekan, dan ternyata benar ada orang (jenazah) terapung di aliran sungai tersebut, selanjutnya warga bersama-sama dengan anggota kepolsian dan TNI melakukan evakusai jenazah tersebut.

“Selanjutnya korban di jenasah dievakuasi ke RSUD Dr Tjitrowardojo Purworejo untuk diautopsi,”ucap Sukardi.

Sementara itu terang Sukardi, dari hasil keterangan team medis dari dokter RSUD Tjitrowardojo menyampaikan bahwa tidak ditemukan tanda kekerasan pada korban yang diakibatkan oleh orang lain. Korban diperkirakan meninggal lebih dari 24 jam.

Sementara itu, Bejo Sugiarto ayah kandung korban menjelaskan, korban pada hari Minggu, (6/9/2020) sekira Pkl 02.00 Wib, diduga dalam keadaaan mabuk berpamitan intinya korban menyampaikan akan menyusul kakak kandung korban yang sekitar sebulan yang lalu meninggal dunia.

“Anak saya dini hari ketemu saya diduga dalam kedaan mabuk bilang kepada saya akan menyusul kakaknya, padahal kan kakaknya Uji Suharso, sudah meninggal sebulan lalu di sungai itu juga,”ungkap Bejo.

Sedangkan Sowiyah Adik kandung korban menyampaikan bahwa pada Minggu (6/9/2020) sekira Pkl 02.30 Wib, kakaknya menghubungi lewat telpon kalau ingin menitipan anaknya yang bernama Risda.

“Kakak saya telpon bilang kepada saya kalau mau titip Risda, tapi ngg bilang mau kemana,”pungkas Sowiyah.(Wan)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply