PKL ALUN- ALUN PURWOREJO DEMO MENOLAK DI RELOKASI

RK,Purworejo,-Ratusan PKL ( Pedagang Kaki Lima) alun-alun Purworejo Senin pagi (05/6/17) melakukan demo dengan berjalan kaki dari alun- alun Purworejo menuju gedung DPRD Kabupaten Purworejo untuk menolak direlokasi.

Selanjutnya dihalaman gedung DPRD para pendemo di terima anggota DPRD  Hendrikus Karel dari partai PDIP, pendemo berorasi dengan tutuntan menolak pindah dari alun- alun Purworejo. Setelah berorasi selanjutnya perwakilan  pendemo di ajak masuk ke dalam gedung untuk bermusyawarah. Sementara itu ketua paguyuban PKL alun-alun Pendowo Tri Kurniawan merasa keberatan dengan adanya PKL alun- alun di relokasi.

“kita sudah jualan di alun- alun Purworejo dari tahun 1989 sampai sekarang dan kita juga membayar retribusi ke Pemda, kita tidak mau di relokasi karena akan mengurangi pendapatan. Kita sudah lama berjualan di alun- alun, namun kita mau di relokasi sementara selama alun- alun masih direhab tapi setelah itu balik lagi ke alun- alun,”terang Tri.

Ketua paguyuban berharap kepada anggota DPRD Purworejo untuk minta di sampaikan ke Bupati ” agar reloksi PKL di tunda atau di tinjau kembali karena selama ini dengan adanya pkl di alun-alun kita bisa membentengi alun-alun dari perbuatan asusila yang pada pacaran, kita kepingin seperti di alun- alun kebumen dan alun- magelang bisa berjualan dan di tata di alun- alun. ” harap Tri.

Hendrikus Karel selaku anggota DPRD yang menerima para pendemo berjanji akan memyampaikan aspirasi para PKL ke bupati supaya bisa di tinjau kembali rencana relokasi PKL alun-alun.
” Saya akan sampaikan aspirasi para PKL ke Bupati agar bisa di tinjau kembali apakah di relokasi selamanya atau sementara sampai selesai rehab alun-alun Purworejo,”jelas Hendrikus.

Sementara itu beberapa masyarakat Purworejo yang di wawancarai rakyatkita.com. mereka merasa senang kalau PKL di relokasi karena dengan begitu alun- alun setelah di rehab menjadi bersih dan  berfungsi semestinya bisa untuk wisata keluarga dan berolahraga, tidak seperti sekarang ini kesanya kumuh dan bau bekas air pembuangan yang menyengat. Selanjutnya pendemo meninggalkan gedung DPRD dengan berjalan mundur menuju makam Jendral Sarwo Edy Wibowo untuk doa bersama.( Wawan/Pwj)

banner 468x60
Posted by: On: Reply

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply