Penista Agama Divonis 4 Tahun Penjara Di Pengadilan Negeri Tangerang

Rakyatkita.com, Tangerang,- Abraham Ben Moses alias Muhamad Ibrahim terdakwa penista agama divonis 4 tahun penjara dan denda Rp. 50 juta oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang Kota, Senin (7/5/2018), karena terbukti melakukan penistaan terhadap agama Islam.

Dalam sidang, diruang 1 Pengadilan Negeri (PN) Kota Tangerang dengan hakim Muhamad Damis, S.H, M.H, menyatakan bahwa perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 45A ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan UU No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana.

Untuk itu, majelis hakim bersepakat menghukum terdakwa Abraham Ben Moses selama 4 tahun dan denda Rp. 50 juta. Bilamana denda Rp. 50 juta tidak sanggup dibayarkan oleh terdakwa maka terdakwa menggantinya dengan kurungan Penjara selama 1 bulan.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut selama 5 tahun penjara dan denda Rp. 50 juta.

Dalam amar putusan majelis hakim yang dibacakan oleh Hakim Hasanudin, SH menyebutkan terdakwa Abraham Ben Moses tidak berhak sama sekali memposting hujatan terhadap agama orang lain yakni Islam. Perbedaan pendapat itu hal yang biasa, tetapi tidak boleh melukai perasaan orang lain yang menganut agamanya.

Di Islam sendiri dijelaskan dalam Al quran , ” Lakum dinukum waliadin, bagimu agamamu bagiku agamaku ,” Negara sudah mengatur tentang tata tertib beragama, tidak boleh mengganggu dan menghujad agama lain , ” Ujar Hakim dalam sidang.

Terdakwa Abaraham Ben Moses memposting melalui medsos 15 dongeng dan 13 sayembara sebagai perbandingan agama. ” Terdakwa sudah menghujad dan melakukan ujaran kebencian terhadap agama lain, ” ucap Hakim Hasanudin.

” Perbuatan terdakwa yang lainnya yakni pada 4 Desember 2017, mengajak sejumlah orang memeluk agama Kristen. Hal ini dilakukan melalui postingan dan hujatan murtad, anjing dan babi membuat pemeluk agama lain resah,” lanjutnya.

Mendengar vonis 4 tahun penjara dan denda Rp. 50 juta, terdakwa Abraham Ben Moses lewat pengacaranya mengatakan pikir – pikir, kemudian Majelis hakim memberikan waktu tujuh hari kerja untuk berpikir. (AdIn-Tgr)

banner 468x60
Posted by: On: Reply

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply