HINDARI DARI PAJAK, PT JASIFA TIDAK PASANG NAMA PERUSAHAAN

Rakyatkita, Tangerang, –
Perusahaan yang bergerak dibidang Garmen, PT. Jasifa, Jalan Prabu Siliwangi nomor.88, Keroncong, Jatiuwung. Kota Tangerang, hingga saat ini belum bisa memperlihatkan kepublik nama papan perusahaannya, diduga perusahaan ini belum memiliki izin yang dikeluarkan oleh instansi terkait seperti Dinas Industri dan Perdagangan, Dinas Tenaga Kerja, serta JAMSOSTEK, dimana semuanya sudah menjadi aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Tangerang, diketahui bahwa perusahaan ini telah berjalan selama dua tahun dan merekrut tenaga kerja hingga 250 orang saat ini.

Awak media ketika akan meliput kegiatan yang ada diperusahaan yang belum terpampang namanya ini, terlihat banyak kendala yang dihadapinya pada saat ingin investigasi dan bertemu dengan pihak HRD, banyak beberpa pertanyaan yang dilontarkan oleh stafnya ketika ingin memasuki perusahaan ini, hal ini sepertinya sudah direkayasa oleh pihak perusahaan, bila ada tamu ( wartawan ) jangan diperkenankan masuk, dimana akhirnya investigasi media bisa masuk juga dengan berbagai alasan, menemui Komar sang HRD PT. Jasifa. Kamis 16/11/2017.

Dimana dikatakan Komar, bahwa PT Jasifa ini, baru berjalan usahanya selama 2 tahun, dimana saat ini memperkerjakan buruh sebanyak 250 orang, berawal berdirinya perusahaan ini, ketika sering memberikan job order jahitan kepada warga sekitar, lambat laun order jahitan itu semakin meningkat, yang akhirnya direkrutlah tenaga penjahit itu kedalam satu perusahaan yang kini bernama PT. Jasifa.

“Izin perusahaan ini sedang diproses pak, serta diurus oleh Dinas perindustrian dan tenga kerja, dimana kamipun sedang menunggu,” ucap Komar, 

 

Ketika disinggung mengenai belum terpampangnya nama perushaan, dan keberadaan Jamsostek, iapun mengatakan bahwa pihaknya juga sedang menunggu hasil keputusan dari Instansi yang berkompeten, karena perusaah sudah memberikan berkas perusahaan yang akan diurus. Hal ini yang kini menjadi sorotan publik terkait tidak adanya nama papan perusahaan yang tidak terpampang didepan kantornya hingga saat ini, banyak pihak menduga bahwa perusahaan garment ini akan lolos dari jeratan pajak yang saat ini sedang gencar diswipping oleh Instansi yang berkompeten, dimana sebegitu lama hingga dua tahun lamanya perizinan itu yang diurus belum keluar juga, hal ini yang menjadi pertanyaan bagi masyarakat.

” itu papan nama perusahaan ukuran diatas 1  M X 1 M aja sudah dikenakan pajak, apalagi kalau ukuran yang lebih besar lagi, berapa duit pajak yang harus dibayar oleh perusahaan PT. Jasifa itu, jangan- jangan perusahaan ini menghindari dari pajak dengan tidak memasang papan nama perusahaannya, agar meraup keuntungan yang lebih besar, ” ujar warga sekitar yang tidak mau disebut jati dirinya kepada awak media.

Seperti diketahui pasca terjadi bencana kebakaran yang menimpa perusahaan kembang api di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang, yang menelan korban sebanyak 49 orang itu, dimana perusahaan kembang api itu diduga menyalahi fungsi perizinannya dimana izin yang dikeluarkan adalah pengemasan kembang api, tetapi yang diproduksi selain pengemasan, juga dilakukan produksi mercon, hal semacam ini yang sering banyak dilanggar oleh perusahaan yang ada di Tangerang ini.

“Kalau bisa sih pak dilaporkan saja pada instansi yang terkait, agar bisa diambil tindakan tegas, dan jangan terulang kembali kejadian Kosambi itu,” pinta warga lagi. ( Fatah )

banner 468x60
Posted by: On: Reply

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply